Satgas TMMD di Boven Digoel Saling Mendukung

Satgas TMMD di Boven Digoel Saling Mendukung


Satgas TMMD di Boven Digoel Saling Mendukung

Posted: 21 Jul 2018 04:17 PM PDT

ASIKI, LELEMUKU.COM - Prajurit Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 memasuki hari ke-5 dalam melaksanakan pengecoran jalan di Rt. 05 Kampung Asiki, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua pada (15/7).

Jenuh pasti ada di hati para Prajurit satgas TMMD, tetapi untuk menghilangkan perasaan itu mereka saling mensupport satu dengan lainnya guna tercapainya tugas pokok TMMD ke-102 Kodim 1711/BVD. "Walaupun hari minggu tetap semangat", kata Serda Heri anggota Satgas TMMD

Meskipun terkendala cuaca yang tidak bisa di prediksi sedikit demi sedikit sasaran kedua pengecoran jalan sudah selesai.  Susah senang mereka lalui bersama.

Semangat gotong royong yang terjalin antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat sangat kuat sehingga pekerjaan pengecoran jalan hingga hari ini terus meningkat.

Dansatgas TMMD (Letkol Inf Candra Kurniawan, S.E.) terus memberikan semangat serta penekanan kepada para anggotanya agar terus meningkatkan kemanunggalan TNI bersama rakyat. (Pendam17)

Eko Subowo Terima Rombongan Studi Banding Pemprov Papua Barat

Posted: 21 Jul 2018 04:00 PM PDT

Eko Subowo Terima Rombongan Studi Banding Pemprov Papua BaratMEDAN, LELEMUKU.COM - Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA menerima rombongan Studi Banding dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat, Selasa (17/7) di ruang Tengku Erry Nuradi, Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.

Rombongan dari Pemprov Papua Barat yang terdiri dari Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Dr Nicolas Uttung Tike SE MM, Kepala Badan Pendapatan Daerah Charles HP Hutahuruk SE MM dan jajarannya melakukan studi banding ke Provinsi Sumatera Utara dengan tujuan mengadopsi dan pengembangan Sistem Rencana Aksi Korsupgah KPK. Satunya adalah program Sumut Smart Province.

Pj Gubsu Eko Subowo berharap Pemprov Papua Barat bisa mengimplementasikan sistem yang ada di Sumut ke daerahnya, walau hambatan yang bakal dihadapi mungkin lebih besar dari Sumut. 

"Tantangan yang dihadapi Papua Barat berbeda dengan Sumatera Utara, internet di sana lebih sulit dari di sini. Jadi, pengimplementasian seperti Smart Province ini banyak tantangannya. Namun, saya yakin rekan-rekan dari Papua mampu melakukan itu," kata Eko, yang juga pernah menjabat sebagai Pj Gubernur di Papua Barat.

Pada kesempatan ini, Eko Subowo juga menekankan pentingnya pengguna teknologi. Karena menurutnya tanpa pengguna yang disiplin, teknologi tidak akan berarti. "Penggunaan teknologi itu tergantung user-nya, the man behind the gun. Kalau user-nya tidak mampu nanti malah dianggap pemborosan," katanya.

Memang, menurut Eko, Papua Barat sekarang belajar dari Sumatera Utara, tetapi bukan berarti Sumut tidak perlu belajar lagi. 
"Kita juga perlu belajar dari apa yang menjadi hambatan rekan-rekan dari Papua Barat," ujarnya.

Rombongan Pemprov Papua Barat kemudian akan didampingi Kepala Diskominfo Sumut Drs Mhd Fitriyus SH MSP, Kepala Bapedda Ir H Irman dan OPD terkait untuk lebih memahami sistem Rencana Aksi Korsupgah KPK Sumatera Utara, hingga Kamis (19/7).  (DiskominfoSumut)

Bea Cukai Maluku Kunjungi Dinas Perdagangan Malteng

Posted: 21 Jul 2018 03:50 PM PDT

Bea Cukai Maluku Kunjungi Dinas Perdagangan MaltengMASOHI, LELEMUKU.COM  - Sesuai peran dan fungsi Bea Cukai sebagai industrial assistance dan trade facilitator untuk ikut berperan secara aktif memajukan industri dalam negeri dan meningkatkan potensi industri kecil dan menengah di wilayah Maluku, Bea Cukai Maluku melakukan kunjungan ke Dinas Perdagangan Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Provinsi Maluku pada Kamis (12/7).

Kasi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat, Andi Chusna Prihadiwan, bersama staf Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai mengunjungi Dinas Perdagangan Kabupaten Maluku Tengah, dalam rangka sinergi dan koordinasi terkait penggalian potensi pelaku usaha industri kecil dan menengah yang berorientasi ekspor untuk mendapatkan fasilitas kepabeanan dan cukai berupa fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM). 

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka program penguatan reformasi kepabeanan dan cukai di wilayah Kanwil Bea Cukai Maluku yaitu peningkatan jumlah pengusaha IKM yang berorientasi ekspor untuk menggunakan fasilitas KITE IKM melalui koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. (BeaCukaiMaluku)

Prajurit TNI-AD Gelar Operasi Teritorial (Opster) di Kokoda Utara

Posted: 21 Jul 2018 03:50 PM PDT

Prajurit TNI-AD Gelar Operasi Teritorial (Opster) di Kokoda UtaraTEMINABUAN, LELEMUKU.COM -Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) melaksanakan Operasi Teritorial (Opster) di Distrik Kokoda Utara, Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), Provinsi Papua Barat yang merupakan wilayah rawa. 

Pelaksanaan Opster yang dimulai pada 12 Juli lalu hingga 19 September mendatang merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI dan Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah serta masyarakat.

Opster yang dilaksanakan TNI tujuannya untuk meningkatkankesejahteraan masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mempercepat akselerasi pembangunan didaerah ini. 

Program lintas sektoral ini terbagi dalam 2 sasaran yaitu sasaran fisik dan non fisik. Pihaknya menerjunkan 151 anggota TNI AD yang berasal dari Korem 171/PVT, Kodim 1704 Sorong, Yonif 752/VYS Sorong, Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) X Sorong, Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Sorong serta Detasemen Perhubungan (Denhub) Korem 171 PVT. 

Hal ini disampaikan Panglima TNI melalui Panglima Kodam (Pangdam) XVIII Kasuari Mayjen. TNI  Yopi Onesimus Wayangkau saat membuka Opster TNI di Kampung Tarof, Distrik Kokoda Kamis (12/7) lalu.

Pangdam Kasuari Yopi Wayangkau menjelaskan, sasaran fisik berupa pembangunan dan rehabilitasi rumah panggung masyarakat, sedangkan sasaran non fisik lebih diarahkan pada peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara seperti penyuluhan berbagai sektor kehidupan, pengobatan gratis, outbond, lomba cerdas cermat pelajar, olahraga bersama dan pemutaran film pembangunan dan perjuangan. 

"Diharapkan dengan kegiatan tersebut menggugah dan memupuk komitmen persatuan dan kesatuan anak bangsa, melalui hidup saling tolong menolong, yang didasari pada kesetiakawanan, kekeluargaaan dan toleransi yang tinggi antar sesama anak bangsa di daerah ini," ujar dia. 

Khusus untuk sasaran fisik TNI akan merehabilitasi rumah masyarakat sebanyak 40 unit dan membangun rumah layak huni sebanyak 5 unit di wilayah Distrik Kokoda Utara, yang akan berlangsung  selama 70 hari.

Gubernur Provinsi Papua Barat (PB) Drs.Dominggus Mandacan yang hadir dalam Upacara Pembukaan Opster menjelaskan, wilayah Distrik Kokoda termasuk KokodaUtara merupakan wilayah yang terisolir dengan tingkat kesulitan sangat tinggi. 

"Oleh karena itu Pemprov Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan  sangat mendukung pelaksanaan Opster TNI tersebut," ujar dia.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Pangdam Kasuari Yopi Wayangkau yang mampu menyakinkan Panglima TNI, sehingga dapat menyetujui program Opster TNI dapat dilaksanakan di Distrik Kokoda Utara.

Sementara itu Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli, SE mewakili masyarakat Kokoda dan Kokoda Utara mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI dan jajaranya serta Gubernur Provinsi Papua Barat yang telah mengupayakan  pelaksanaan Operasi Teritorial ini.

"Wilayah Kokoda termasuk Kokoda Utara merupakan wilayah yang memiliki tingkat kesulitan sangat tinggi. Diharapkan dengan hadirnya kemanunggalan TNI di Kokoda dalam rangka Opster ini dapat membantu pembangun di wilayah terpencil dan tersulit, sehingga masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan di Nusantara, terutama yang dilaksanakan oleh TNI," ucap dia. 

Pihaknya akan berupaya membantu pelaksanaan operasi ini ke depan sampai selesai sesuai jadwal dan rencana yang telah ditetapkan.
 Hadir dalam Upacara Pembukaan Opster antara lain Danrem 171/PVT Brigjen. TNI Ignatius Yogo Triyono, Dandim 1704 Sorong Letkol inf Andar Dodianto Panggabean S.IP, Àsisten Teritorial (Aster) Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVIII/kasuari Kol.Inf. Andi M Ali, Perwira Staf Ahli Pangdam XVIII/Kasuari Kol.Inf. Zulkifli, Kasi Ops Korem 171/PVT Kol.Inf Anwar, Kasi Teritorial Korem 171/PVT Kol.Inf. Hari Wibowo, Kapten CZI Anam dari Zibang dan Pasi Teritorial Korem 171/PVT Mayor Inf Rolly S. Hadir juga Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Sorong Selàtan Yohan Bodori, S.Sos; Kepala Distrik Kokoda Husein Totarago, Kepala Distrik Kokoda Utara Esau Taune serta P3D Distrik Kokoda Imo Alfaris Wugaje.S.Sos.

 Pembangunan dan rehab rumah ini dilaksanakan atas kerjasama TNI-AD dan Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat di bawah naungan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Pemkab Sorsel. (HumasSorsel)

Sorong Selatan Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-Turut

Posted: 21 Jul 2018 03:46 PM PDT

Sorong Selatan Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-TurutTEMINABUAN, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sorong Selatan (Sorsel), Provinsi Papua Barat untuk kelima kalinya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Sorsel tahun 2017. 

Opini WTP tersebut diraih lima kali berturut-turut mulai dari LKPD tahun  2013 lalu hingga tahun 2017. Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Provinsi Papua Barat (PB) atas LKPD Kabupaten Sorsel Tahun 2017 di Manokwari baru-baru ini oleh Kepala BPK RI Perwakilan Papua Barat Ir.Adi Sudibyo, MM. 

Pemeriksaan LKPD kabupaten dan kota ini bertujuan untuk memberikan opini atas kewajaran LKPD dengan memperhatikan kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektifitas sistem pengendalian intern. 

Sehubungan dengan itu Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE mengucapkan terima kasih kepada semua Pimpinan OPD yang telah menatakelola keuangan dengan baik dan sesuai aturan perundang-undangan. 

"Saya berharap setiap OPD terus meningkatkan pengelolaan keuangan dari waktu ke waktu," tegas Bupati Samsudin Anggiluli di hadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) saat apel pagi baru-baru ini.

 Bupati Samsudin Anggiluli menjelaskan, pencapaian opini BPK RI Perwakilan Papua Barat selama 5 tahun berturut-turut bukan hal yang mudah. 

"Untuk itulah bendahara yang ada di setiap OPD untuk mengelola keuangan sesuai SAP yang telah ditetapkan. Setiap rekomendasi BPK harus ditindaklanjuti. Inspektorat sebagai pemeriksa laporan keuangan di kabupaten juga perlu melakukan pendampingan secara rutin berdasarkan sistem pengawasan internal," papar dia. (HumasSorsel)  

Samsudin Anggiuli Terima Tim Nusantara Sehat di Sorong Selatan

Posted: 21 Jul 2018 03:44 PM PDT

 Samsudin Anggiuli Terima Tim Nusantara Sehat di Sorong SelatanTEMINABUAN, LELEMUKU.COM - Bupati Sorong Selatan (Sorsel), Provinsi Papua Barat Samsudin Anggiluli, SE menerima 15 orang anggota Tim Nusantara Sehat awal bulan Juli lalu di ruang rapat kantor Buparti Sorsel. 

Kementrian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2018 ini menempatkan 15 orang tenaga medis tersebut di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang wilayah daratan dan wilayah pesisir yakni Puskesmas Salkma, Puskesmas Fkour, Puskesmas Sawiat, Puskesmas Kais dan Puskesmas Kokoda Utara. 

Kemenkes memberikan pembekalan dan pelatihan bagi Tim Nusantara Sehat sebelum ditempatkan di wilayah tugas, termasuk pembekalan mental anggota Tim Nusantara Sehat. Pelatihan dilaksanakan di BBPK Makassar sebelum anggota Tim Nusantara Sehat bertolak ke Teminabuan. 

Tim Nusantara Sehat tiba di Teminabuan diantar oleh pendamping dari Kemenkes dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Barat. Hadir dalam acara penerimaan Tim Nusantara Sehat antara lain Wakil Bupati (Wabup) Sorsel Drs.Martinus Salamuk; Plt.Kepala Dinas Kesehatan dr.Yusuf Sipayung dan staf ahli bupati serta sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Tim Nusantara Sehat yang ditempatkkan di Puskesmas Salkma sebanyak 5 orang terdiri dari tenaga gizi, farmasi, laboratorium, bidan dan kesehatan masyarakat. Selanjutnya di Puskesmas Fkour 4 orang terdiri dari tenaga gizi, 2 orang bidan dan kesehatan masyarakat.

Puskesmas Sawiat 2 orang yakni tenaga farmasi dan kesehatan masyarakat. Puskesmas Kais 2 orang yakni tenaga kesehatan masyarakat dan farmasi. Puskesmas Kokoda Utara 2 orang yakni tenaga kesehatan masyarakat dan gizi.  

 Pada kesempatan tersebut Bupati Samsudin Anggiluli menjelaskan, kehadiran tenaga medis Tim Nusantara Sehat ini merupakan langkah  pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Kesehatan untuk menjawab kebutuhn masyarakat di daerah terpercil. 

"Tidak henti-hentinya Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan berterima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Kementrian Kesehatan yang telah merencanakan program kerja seperti Nusantara Sehat ini, karena telah membantu pelayanan kesehatan di Kabupaten Sorsel," ujarnya. 
Pihaknya berharap supaya pda periode berikutnya tenaga Nusantara Sehat lebih diprioritaskan di daerah pesisir. (HumasSorsel)

Dukcapil Sorong Selatan Musnahkan 627 Keping KTP Elektronik

Posted: 21 Jul 2018 03:44 PM PDT

Dukcapil Sorong Selatan Musnahkan 627 Keping KTP ElektronikTEMINABUAN, LELEMUKU.COM - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), Provinsi Maluku memusnahkan 627 keping kartu tanda penduduk (KTP) elekrtonik yang salah cetak, pergantian elemen data, pindah dan datang pada Kamis (5/7) .

Pemusnahan dilakukan oleh Kepala Dinas Dukcapil Kabuopaten Sorsel Drs.George Japsenang, M.Si bersama stafnya di kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Sorsel dengan cara menggunting setiap keeping KTP elektronik hingga penggal-penggal. Dengan demikian KTP elektronik tersebut tidak bisa digunakan lagi. 

Berdasarkan Permendagri No.09 Tahun 2011 tentang Pedoman Penerbitan KTP Elektronik berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara Nasional pasal 5 ayat 1 huruf n, KTP elektronik yang datanya tidak sama dikembalikan ke Kementerian Dalam Negeri melalui Dinas Dukcapil kabupaten kota. 

"Untuk itulah Dinas Dukcapil Kabupaten Sorsel memusnahkan KTP elektronik yang rusak atau invalid dan juga untuk menghindari penyalahgunaan KTP elektronik yang rusak atau invalid," kata Japsenang.

Ia menjelaskan, KTP elektronik yang dimusnahkan tersebut antara karena rusak, KTP elektronik warga yang pindah serta KTP elektronik yang salah cetak. KTP elektronik yang dimusnahkan tersebut sudah sesuai ketentuan yang berlaku. 

Pihaknya meminta masyarakat jangan menyalahgunakan KTP elektronik apalagi sampai memalsukan KTP elektronik. Tindakan tersebut melanggar hokum dan merupakan tindak pidana. Pihaknya pernah menemukan warga yang menyalahgunakan KTP elektronik. 

Pihaknya terus berupaya melayani perekaman KTP elektronik secara pro aktif dari kampong ke kampong, sehingga semua masyarakat yang wajib memiliki KTP dapat terekam datanya untuk pencetakan KTP elektronik. (HumasSorsel)   

Tim Mabesad Tinjau Lokasi Pembangunan Makodim Sorong Selatan

Posted: 21 Jul 2018 03:41 PM PDT

Tim Mabesad Tinjau Lokasi Pembangunan Makodim Sorong SelatanTEMINABUAN, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sorong Selatan (Sorsel), Provinsi Papua Barat telah menyediakan lahan seluas 2 hektar tahap pertama dan tahap kedua lahan seluas 8 hektar, untuk pembangunan Markas Komando Militer (Makodim) Sorong Selatan di Distrik Wayer. 

Untuk itulah Tim dari Markas Besar TNI-AD (Mabesad) turun ke Teminabuan untuk meninjau lahan atau lokasi yang akan dibangun Makodim Sorsel awal bulan Juli lalu. 

Tim Mabesad sebanyak 5 orang yang dipimpin Perwira Menengah (Pamen) Detasemen Markas (Denma) Mabesad Kolonel.Inf.Heri Rustandi  tiba di Teminabuan didampingi Tim dari Kodam XVIII/Kasuari dan Korem 171/PVT. Tim Mabesad bersama-sama dengan Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE dan Wakil Bupati (Wabup) Drs.Martinus Salamuk turun ke lokasi rencana pembangunan Makodim sekaligus bertemu dengan pemilik hak ulayat.

Pada kesempatan tersebut Kolonel Rustandi menjelaskan, bahwa timnya ditugaskan oleh Kepala Staf TNI-AD (KSAD) untuk melihat dari dekat lahan yang telah disiapkan oleh Pemkab Sorsel sebagai lokasi pembangunan Makodim Sorsel. 

"Kalau administrasi lahan 2 hektar tahap pertama selesai, kemungkinan besar tahun 2019 mulai dibangun secara bertahap oleh TNI-AD untuk membangun kantor terlebih dulu. Setelah itu baru bangun perumahan dan fasilitas penunjang lainnya," ujar dia. 

Ia menegaskan, bahkan kalau Pemkab Sorsel bisa mendukung TNI-AD bersama-sama untuk membangun Makodim Sorsel justru lebih baik. Pihaknya juga meminta dukungan masyarakat Kabupaten Sorsel terutama pemilik hak ulayat.

Sementara itu Bupati Samsudin Anggiluli menjelaskan, pihaknya bersyukur dengan kedatangan Tim dari Mabesad untuk melihat lokasi Makodim Sorsel. Pemkab Sorsel menyediakan lahan seluas 10 hektar, tahap I  yang 2 hektar sudah diproes adminsitrasinya dan dalam bulan ini sertifikat tanahnya sudah jadi dan akan dihibahkan ke Mabesad. 

"Dengan hadirnya Kodim Sorsel, TNI-AD bersama-sama dengan Pemkab Sorsel membangun Kabupaten Sorsel. Pemkab Sorsel juga akan mendukung untuk membagun fasilitas penunjang lainnya," ujar Bupati.

Senada dengan Bupati Samsudin Anggiluli, Ketua DPRD Jevries Kewetare, SP menegaskan, pihaknya siap mendukung kebijakan Pemkab Sorsel untuk pembangunan daerah ini, termasuk di dalamnya untuk menghadirkan Kodim Sorsel di Teminabuan.

Pemilik hak ulayat Tonce Arun juga menegaskan, pihaknya siap mendukung pembangunan Makodim Sorsel. Oleh karena itu pemilik hak ulayat menyerahkan lahan seluas 2 hektar tahap pertama dan Pemkab Sorsel sudah menyelesaikan kompensasinya dan kini tahap kedua menyerahkan lahan seluas 8 hektar lagi. 

Pemilik hak ulayat tidak minta apa-apa hanya meminta TNI-AD   membantu kalau ada anak-anak mereka yang ikut seleksi penerimaan prajurit TNI-AD. (HumasSorsel)

Pemkab Sorong Selatan Terima Mahasiswa UGM Yogya yang KKN-PPM di Kais

Posted: 21 Jul 2018 02:50 PM PDT

Pemkab Sorong Selatan Terima Mahasiswa UGM Yogya yang KKN-PPM di KaisTEMINABUAN, LELEMUKU.COM - Sebanyak 29 orang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dari berbagai disiplin ilmu mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengabdian pada Masyarakat (PPM) di Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), Provinsi Papua Barat. 

Para mahasiswa UGM Yogya tersebut secara resmi diterima Asisten I bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Sorsel Yoseph Bless, SH, MH selaku Pjs.Sekda dan sejumlah Pimpinan SKPD akhir bulan Juni lalu di halaman kantor Bupati Sorsel di Sesna Teminabuan. 

Tim mahasiswa KKN PPM Yogya tersebut sudah bergeser ke Distrik Kais menggunakan sarana transportasi darat. KKN PPM mahasiswa UGM Yogya tahun ini di Kabupaten Sorsel merupakan KKN PPM tematik, karena Distrik Kais yang menjadi pilihan merupakan program antara UGM Yogyakarta dengan Negara Selandia Baru berdasarkan hasil riset bahwa masyarakat Kais adalah masyarakat yang bergantung pada hasil sagu.

Menyadari akan hasil sagu yang besar di Distrik Kais dan berdasarkan hasil riset awal dari UGM, maka Distrik Kais dipilih sebagai salah satu lokasi bagi mahasiswa UGM Yogyakarta. 

Hadirnya mahasiswa UGM Yogyakarta untuk melaksanakan KKN PPM di Distrik Kais, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat, khususnya bagaimana mengolah sagu dan memasarkannya dengan benar. 

Tim Mahasiswa KKN-PPM UGM di Kais ini merupakan angkatan kedua. Angkatan I pada tahun 2017 lalu. Mahasiswa KKN-PPM UGM diserahkan kepada Kepala Distrik (Kadistrik) Kais Yulius Keba di ruang rapat kantor Bupati Sorsel.

Pada kesempatan tersebut Asisten I Setda  Yoseph Bless meminta mahasiswa UGM Yogya yang KKN di Distrik Kais jangan takut dengan kondisi di tanah Papua termasuk di Kabupaten Sorsel. 

"Kalau di Pulau Jawa sana orang bicara Papua identik dengan hal-hal negatif, sesungguhnya itu tidak benar. Justru orang Papua sangat ramah dan baik hati, apalagi menerima orang-orang seperti adik-adik mahasiswa UGM Yogya yang mau membantu kemajuan di Papua, termasuk di Kabupaten Sorsel ini," ujar dia. 

Pihaknya berharap kehadiran adik-adik mahasiswa UGM Yogya di Kais bisa memberikan motivasi bagi masyarakat yang ada di sana, khususnya dalam mengolah hasil sagu dengan baik, supaya dipasarkan dengan baik juga dan menghasilkan keuntungan. 

"Mahasiswa jangan segang-segan meminta bantuan dan melaporkan Kadistrik Kais kalau mengalami hambatan ataupun masalah di lapangan selama melaksanakan KKN-PPM," papar Bless. (HumasSorsel)

Pemkab Sorsel dan Kejari Sorong MoU Pendampingan Hukum

Posted: 21 Jul 2018 01:13 PM PDT

Pemkab Sorsel dan Kejari Sorong MoU Pendampingan Hukum
TEMINABUAN, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Sorong Selatan (Sorsel), Provinsi Papua Barat menjalin kerjasama dengan Kejaksaaan Negeri (Kejari) Sorong.  Jalinan kerjasama ini diwujudkan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli, SE dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sorong Ahmad Muhdor, SH, MH. 

Penandatanganan MoU antara Pemkab Sorsel dengan Kejari Sorong berlangsung di Resto Sagu Hotel Mratuwa Sesna Teminabuan. Hadir dalam penandatanganan MoU antara lain Ketua DPRD Sorsel Jevries N Kewetare, SP; Wakil Bupati (Wabup) Sorsel Drs. Martinus Salamuk; Asisten I bidang Hukum dan Pemerintahan Setda Kabupaten Sorsel Yoseph  Bless, SH, MH; sejumlah Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sorsel serta sejumlah jaksa fungsional di lingkungan Kejari Sorong.

Bupati Samsudin Anggiluli pada kesempatan tersebut menjelaskan, sebenarnya Pemkab Sorsel sejak lama hendak bekerja sama dengan Kejari Sorong dalam rangka pendampingan hukum. 

"Sesuai peraturan perundang-undangan Kejaksaan adalah pengacara negara termasuk pemerintah daerah di dalamnya. Untuk itulan Pemkab Sorsel menjalin kerjasama dengan Kejaksaan dalam menangani sejumlah kasus dan permasalahan hukum di lingkungan Pemkab Sorsel," ujar dia. 

Ia menyatakan, kejaksaan dapat menjadi pembela dan pendamping hukum, sehingga nantinya dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan hukum di wilayah ini. 

"Kami berharap berbagai kasus hukum dapat diselesaikan dengan baik. Jika tata kelola pemerintahan dapat berjalan baik, maka  penegakan hukumnya tentunya juga dapat  berjalan baik," ungkap Bupati.

Untuk itu diharapkan dengan MoU tersebut ke depan Pemkab Sorsel dapat menjalankan pemerintahan yang lebih baik lagi dan lebih maju dalam pemerintahan dan berbagai bidang lainnya. 

"Walaupun kita telah menandatangani MoU dengan Kejaksaan saya meminta Pimpinan OPD untuk tetap menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku dan berhati hati dalam bertindak terutama dalam mengambil kebijakan. Mengingat kebijakan yang ada pada umumnya akan bermuara kepada hukum," tegasnya.

Sementara itu Kajari Sorong Ahmad Muhdor menegaskan, Kejaksaan adalah pengacara negara. Untuk itu pihaknya melakukan kerjasama di bidang pendampingan hukum ketatausahan Negara. 

"Sesuai UU No 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia pasal 2 ayat 1 mencantumkan kejaksaan adalah lembaga Negara yang bertugas di bidang penuntutan tindak pidana. Selain itu juga memiliki tugas lainya di antaranya adalah bertugas pada bidang HAM  kemanusiaan berat, penyidikan dan penyidikan tindak pidana korupsi," ujar dia. 

Kejaksaan juga memiliki kewenangan lainnya yakni sebagai Jaksa Perdata Ketatausahan Negara berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No 38 Tahun 2010 pasal 24 tentang tentang Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia. 

Dalam pendampingan ini pihaknya akan melakukan pendampingan hukum, memberikan pendapat hukum berupa saran, memberikan bimbingan dalam asistensi hukum dan audit hukum. (HumasSorsel)

3 Anggota Polres Kepulauan Raja Ampat Terima Penghargaan

Posted: 21 Jul 2018 01:12 PM PDT

3 Anggota Polres Kepulauan Raja Ampat Terima PenghargaanWAISAI, LELEMUKU.COM - Kepolisian Negara Kesatuan Republik Indonesia baru saja memperingati Hari Bhayangkara ke-72 Tahun 2018. Peringatan HUT Bhayangkara ke-72 tahun 2018 dilaksanakan diseluruh jajaran Polri dari pusat hingga ke daerah.

Di Raja Ampat, Provinsi Papua Barat peringatan HUT Bhayangkara ini diwarnai dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah penghargaan bagi anggota Polri yang memiliki prestasi yang baik tidak saja dalam melaksanakan tugas pokoknya tetapi juga mampu membangun kerja sama yang dengan baik masyarakat.

Karena itu bertepatan dengan puncak peringatan HUT Bhayangkara yang berlangsung di Pelataran Kompleks Polres Raja Ampat, Rabu 11 Juli 2018 lalu, Kapolres Raja Ampat memberikan bagi tiga anggota Polres Raja Ampat,. 

Masing-masing anggota itu adalah Bripka Hendrik Baransano, SH  karena memiliki kedekatan dengan unsur masyarkat yang sudah terjalin dengan baik serta sering menyelesaikan berbagai persoalan (problem solving),  Bripka Syarifuddin yang telah memperkasai pembagunan mesjid untuk warga masyarakat perumahan 300, Brigadir Mochammad Figih Samudra Aby Racmadani yang telah mendirikan tempat belajar mengaji untuk anak-anak binaanya.

"Selaku pimpinan saya patut memberikan apresiasi kepada anggota Polres Raja Ampat yang terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat serta terlibat secara nyata dalam berbagai aktivitas sosial ditengah masyarakat yang kita layani," ujar Kapolres Raja Ampat, AKBP Edy Setyanto Erning, SIK saat memberikan penghargaan kepada anggotanya.

Sementara itu, peringatan Hut Bhayangkara ke-72 di Lingkungan Polres Raja Ampat dihadiri sejumlah pejabat, baik dari Pemda Raja Ampat, TNI, DPRD Raja Ampat, tokoh masyarakat, dunia usaha dan tokoh agama di Raja Ampat.

Presiden Joko Widodo dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Kapolres Raja Ampat AKBP. Edi Setiyanto Erning W. SIK  menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh anggota Polri di tanah air yang dengan penuh kesungguhan melayani bangsa dan negara mulai dari perkotaan hingga ke daerah-daerah pedalaman dan terpencil.

"Saya yakin apa yang dilakukan oleh setiap anggota polri adalah wujud pengabdian terbaik kepada rakyat, bangsa dan negara," ujar Joko Widodo dalam pidato tertulisnya.

Jokowi menegaskan bertepatan dengan momentum peringatan hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018, Bangsa Indonesia masuk dalam daftar 10 negara teraman di dunia berdasarkan Law and Order Index yang dikeluarkan oleh lembaga riset Internasional Gallup's Law and Order.
"Ini sebuah capaian yang membanggakan kita semua, sebuah capaian yang harus kita jaga dan pertahankan," terang Jokowi.

Kendatipun demikian Jokowi tetap ingatkan anggota Polri agar tidak cepat puas diri tetapi terus  berkarya untuk menjaga keamanan bangsa dan negara dari berbagai ancaman dan gangguan yang mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Saya minta agar seluruh anggota Polri jangan pernah lengah, tetap sigap dan waspada dalam menjalankan tugas. Selalu mengembangkan diri dan melakukan terobosan-terobosan untuk terus mengatasi berbagai ancaman yang ada. Polri harus selalu melakukan pemetaan yang terjadi dalam masyarakat. Selanjutnya, segera lakukan langkah-langkah pencegahan," tegas Joko Widodo dalam pidatonya . (DiskominfoRajaAmpat)

Pemda Raja Ampat dan Berkaf MoU Pengembangan Ekonomi Kreatif

Posted: 21 Jul 2018 01:12 PM PDT

Pemda Raja Ampat dan Berkaf MoU Pengembangan Ekonomi KreatifWAISAI, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Provinsi Papua Barat dan Badan Ekonomi Kreatif (Berkaf) Indonesia menandatangani nota kesepakatan bersama (MoU) untuk pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Raja Ampat. 

Nota kesepakatan bersama (MoU) tersebut ditandatangani kedua belah pihak yang berlangsung di Gedung Wanita Syalome Syeben, Raja Ampat, Senin (16 /7).

Nota kesepakatan bersama tersebut masing-masing ditandatangani Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE dan Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Endah Wahyu Sulistianti dan disaksikan para tamu undangan antara lain Para Pejabat dari Berkaf,  Kepala Dinas UKM Koperasi, Pimpinan Bank BNI 46 Sorong, Pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD),  ASN di Lingkungan Pemda Raja Ampat serta peserta kegiatan ekonomi kreatif.

Selain melakukan penandatangan MoU, Badan Ekonomi Kreatif (Berkaf) Indonesia juga mengelar diskusi kelompok dan kegiatan pelatihan pengembangan ekonomi kreatif bagi kelompok masyarakat di Waisai-ibukota Kabupaten Raja Ampat.

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, SE menyambut baik penandatangan MoU yang diikuti dengan kegiatan pelatihan ekonomi kreatif tersebut.   

"Ini adalah rahmat  bagi bapak ibu perserta diskusi ekonomi reatif.  Tidak semua daerah di Indonesia memiliki kesempatan seperti ini.  Kehadiran Ibu deputy berserta staff Bekraf di Kabupaten Raja Ampat pasti membawa nilai tambah dan berguna bagi kami di Raja Ampat.

AFU, sapaan Abdul Faris Umlati, SE menginformasikan bahwa  akan ada dana hibah untuk kelompok kreatif yang diberikan cuma cuma oleh negara itu  namun masyarakat atau kelompok kelompok masyarakat, seniman ataupun kelompok ekonomi kreatif itu harus lebih progretif ataupun produksi hasil-hasil ekonomi kreatif.  

"Sekali lagi ini kasih uang cuma-cuma oleh Negara tetapi fitbacknya saling memberinya apa yang kita apa juga yang harus kita buat," ujar Bupati.

Sementara itu Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia,   Endah Wahyu Sulistianti mengaku bahwa Raja Ampat  merupakan daerah yang memiliki potensi pengembangan ekonomi kreatif.

"Disini terdapat kearifan lokal yang menjadi salah satu daya tarik wisata nusantara maupun manca negara, juga sumber daya alam yang menjadi sumber pengembangan perekonomian Raja Ampat," ujarnya.

Dijelaskannya Berkaf sendiri merupakan sebuah konsep ekonomi baru yang diandalkan gagasan ide atau kreaktifitas dari sumber daya manusia dengan membangun mindset manusia. Sumber daya utama dalam ekonomi kreatif adalah "kreaftifitas" yaitu kapasitas maupun kemampuan untuk menghasilkan sesuatu yang unik  

"Mungkin banyak yang belum paham juga soal ekonomi kreatif , jadi kalau ekonomi kreatif itu adalah proses penciptaan nilai tambahyang bersumber dari kreatifitas yang dilingdungi hak kekayaan keduanya dari kekayaan budaya," tambahnya. (DiskominfoRajaAmpat)

Satlantas Polres Jayapura Ajak Siswa SD Gembala Baik Tertib Berlalulintas

Posted: 21 Jul 2018 01:08 PM PDT

Satlantas Polres Jayapura Ajak Siswa SD Gembala Baik Tertib BerlalulintasJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Unit Dikyasa Satuan lalulintas Polres Jayapura Kota sambangi siswa SD YPPK Gembala Baik Abepura dan bekali materi tertib berlalulintas, selasa (17/7) Pukul 07.30 WIT.

Kapolres jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK melalui Kasat Lantas AKP Andyka Aer, S.IK saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa Kanit Dikyasa Ipda yunus Parorongan bersama dua stafnya yakni Bripda Reinske S. Boikaway dan Bripda Septy telah membekali para siswa SD YPPK Gembala Baik Abepura dengan materi tertib berlalulintas.

Kasat mengatakan, Stafnya telah menguraikan tentang pengetahuan berlalulintas usia dini yang dilarang untuk berkendara tanpa pendampingan orang tua, selain itu dihimbau untuk para siswa dapat belajar dengan giat dan tingkatkan kedisiplinan diri baik dilungkungan sekolah maupun diluar sekolah.

"Disampaikan juga tentang pergaulan bebas yang menyesatkan dimana ujungnya yang ada hanya penyesalan apalagi untuk penggunaan narkoba dalam bentuk apapun sehingga para pelajar selain tertib berlalulintas juga dapat mendisiplinkan dirinya dalam sekolah maupun luar sekolah untuk lingkungan pergaulannya sehari-hari," Ungkap Kasat Lantas AKP Andyka Aer, S.IK.(HumasPolresJayapura)

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Raja Ampat Kukuhkan Badan Pengurus Baru

Posted: 21 Jul 2018 01:08 PM PDT

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Raja Ampat Kukuhkan Badan Pengurus BaruWAISAI, LELEMUKU.COM - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat mengukuhkan Badan Pengurus Baru Pergantian Antara Waktu (PAW) 2014-2019 yang berlangsung di Aula BKD Kabupaten Raja Ampat, Selasa, (17/7).

Pengukuhan  ini dihadiri Perwakilan Badan Pengurus DWP Propinsi Papua Barat,  Forkompimda Raja Ampat, Pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Raja Ampat, Ketua Persik dan jajarannya, Ketua Bhayangkari dan anggotanya, tokoh perempuan, tokoh agama, tokoh agama, para pengurus dan anggota DWP Kabupaten Raja Ampat.

Pengukuhan Badan Pengurus DWP Kabupaten Raja Ampat pergantian antar waktu ini ditandai juga dengan serah terima jabatan dari Ketua DWP lama Ny. Fransisca Wanma kepada Ketua DWP baru Ny. Trilasmi Salim yang disaksikan oleh tamu undangan.

Ketua DWP Raja Ampat Masa Bakti 2014-2019, Ny. Tri Lasmi Salim dalam sambutannya menyampaikan terimaksih Badan pengurus lama atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam mengembangkan organisasi DWP Kabupaten Raja Ampat.

"Terima kasih dan penghargaan kepada pengurus lama yang telah berdedikasi dalam mengembangkan DWP Raja Ampat," ujar Trilasmi Salim.
Sebagai pengurus baru diberi mandat untuk memimpin DWP Raja Ampat, Ny. Trilasmi Salim bertekad untuk melanjutkan progrma kerja yang ada dan membuka diri berbagai masukan demi perkembangan DWP Raja Ampat.

"Saya bertekad untuk terus belajar dan kami yakin bahwa atas dukungan bimbingan bupati dan ibu ketua tim penggerak PKK sebagai dewan pembina dharm wanita dan juga petunjuk dari DWP propinsi papua barat semua kan berjalan dengan baik," ujar Ny.Trilasmi Salim.

"Saya tidak memberikan janji-janji atau harapan, namun saya akan lebih banyak  mendengar masukan, arahan, dam bimbingan, dengan satu tekad harus bisa," tekad Ny. Trilasmi Salim.

Kepada pengurus baru dan seluruh isteri Pegawai Negeri di Lingkup Pemda Raja Ampat, Ny. Trilasmi Salim menghimbau untuk berperan aktif dalam kegiatan DWP dengan penuh kekompakan, keja sama dan saling menghargai satu sama lain.

"Tidak ada perbedaan antara istri pejabat dan istri staf, kita harus berbaur menjadi satu wadah yaitu dharma wanita persatuan maka semua program akan kita laksanakan," ujarnya Ny. Trilasmi Salim.

Dijelaskannya semua program kerja yang telah disusun oleh pengurus  lama akan menjadi amanah bagi pengurus baru dan akan melanjutkan amanah ini walaupun akan ada review kembali. 

"Kepada bapak-bapak sebagai aparatur negri sipil agar dapat memberikan kepercayaan da kesempatan kepada ibu-ibu untuk bergabung dalam oganisasi DWP, karena melalui organiaasi ini  akan mampu membuka cakrawala berpikir yang tentunya berdampak positif terhadap positif terhadap tugas dan tanggung jawab suami sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, akan bermuara pada kesejahteraan keluarga," ujar Ny. Trilasmi mengakhiri sambutannya. (DiskominfoRajaAmpat)

Rem Blong Saat Turunan Jalan Furia, Pasutri Masuk Got

Posted: 21 Jul 2018 01:08 PM PDT

Rem Blong Saat Turunan Jalan Furia, Pasutri Masuk GotJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Pasangan suami istri atas nama Yohanis Sawaki (45) dan  Jermina Loy (50) warga Furia Puskopad Kotaraja, harus mengalami nasib apes, usai motor yang dikendaraiinya mengalami rem blong saat melintas dijalan alternatif Furia Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Senin (16/7) siang.

Akibat kejadian tersebut mereka mengalami luka cukup serius usai terjatuh dari motor Honda Vario sehingga harus mendapatkan perawatan insentif di RS. Bhayangkara Kotaraja.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK melalui Kapolsek Abepura AKP Dionisius VDP Helan, S.IK saat dikonfirmasi mengungkapkan kronologi kejadian ketika sepeda motor yang dikendarai oleh Sawaki yang berboncengan dengan Loy ketika hendak pulang, setibanya di turunan jalan alternatif motor yang dikendarainya mengalami rem blong sehingga keduanya mengalami kecelakaan.

"Keduanya  dari arah Entrop tujuan Kotaraja, sesampainya di turunan belakang RS Bhayangkara motor mengalami rem blong dan  tidak dapat dikendalikan lagi sehingga terjatuh kedalam got," ujar Kapolsek, Selasa (17/7) siang.

Kata Kapolsek, atas kejadian tersebut tindakan kepolisian yang diambil yakni mendatangi TKP, meminta keterangan saksi, mengamankan BB ke Polsek Abepura dan mengecek korban di RS.Bhayangkara, serta membuat Laporan Polisi.

"Dari kejadian itu dapat disimpulkan bahwa pengendara lalai dikarenakan sebelum menggunakan kedaraannya tidak mengecek kondisi motor terlebih dahulu," tukas Kapolsek. (HumasPolresJayapura)

Polisi Ciduk 2 Residivis Curanmor di Kota Jayapura

Posted: 21 Jul 2018 01:05 PM PDT

Polisi Ciduk 2 Residivis Curanmor di Kota JayapuraJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Tim Delta Sakura 1 Polres Jayapura Kota, Provinsi Papua berhasil membekuk dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) didua lokasi berbeda, Senin (16/7) malam.

Dua remaja yang ditangkap lantaran kasus pencurian kendaraan bermotor yakni CM Alias Dion (17) dan DL (18), selain mengamankan keduanya Polisi juga berhasil mengamankan dua unit sepeda motor.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Sugeng Ade Wijaya, S.IK saat dikonfirmasi mengungkapkan dua pelaku tertangkap didua lokasi berbeda. CM ditangkap di seputaran Dok 8 Distrik Jayapura Utara dengan barang bukti motor Yamaha Vega yang pernah diaporkan hilang pada 26 April lalu sesuai laporan polisi yang ada di Polsek Abepura.

Sedangkan DL lanjut Kasat Reskrim, ditangkap saat sedang berada di APO bengkel beserta satu unit motor Honda Beat yang dicurinya pada 29 Juni di Jl.Ampibi Hamadi Distrik Jayapura Selatan.

"Keduanya saat ini sudah mendekam di Sel tahanan Mapolres Jayapura Kota untuk diproses lebih lanjut, sementara pasal yang disangkakan terhadap keduanya yakni pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara," jelas Kasat Reskrim diruangkerjanya Selasa (17/7) siang.

Kasat juga menerangkan kedua pelaku yang ditangkap satu diantaranya merupakan Residivis dimana sebelumnya sudah pernah diproses dengan kasus yang sama dan lanjut hingga pengadilan, satunya masih dalam jenjang pendidikan di bangku sekolah menengah atas.

"CM masih kelas 2 SMA sedangkan DL merupakan residivis yang baru keluar dari lembaga pemasyarakatan Kelas II Abepura beberapa waktu lalu," kata dia. (HumasPolresJayapura)

Polres Jayapura Tangkap Pria Pembawa Jaminan Motor Curian

Posted: 21 Jul 2018 01:05 PM PDT

Polres Jayapura Tangkap Pria Pembawa Jaminan Motor CurianJAYAPURA, LELEMUKU - Seorang warga Baru Belakang SMK N 5 Abepura berinisial PA (34)  tidak berkutik saat diamankan Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Jayapura lantaran kedapatan membawa motor yang diduga hasil curian saat melintas di seputaran daerah BTN Ceria Sentani, Kota Jayapura, Provinsi Papua Senin (16/7) malam.

Setelah diamankan dan dilakukan pemeriksaan ternyata motor Honda yang dibawanya memiliki laporan Polisi di Polsek Jayapura Selatan dan selanjutnya barang bukti dan pelaku langsung dilimpahkan ke Polsek Japsel untuk ditindak lanjuti.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK melalui Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Nursalam Saka, S.Pd saat dikonfirmasi menuturkan bahwa dari hasil pemeriksaan ternyata motor yang dipakai PA merupakan motor hasil dicuri dan memiliki dilaporan kehilangan sejak Desember tahun 2016 dengan lokasi kejadian dijalan Baru Pantai Hamadi Distrik Jayapura Selatan.

"Pelaku akan dijerat dengan pasal 480 KUHP lantaran menguasai barang yang diduga hasil curian, sedangkan laporannya sesuai dengan Laporan Polisi yang telah dibuat di Mapolsek jayapura Selatan," ujar Kapolsek.

Kata Kapolsek, sampai dengan saat ini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Polsek Jayapura Selatan untuk pemeriksaan lanjutan, beserta barang bukti satu unit motor Honda beat.

"Dari hasil pemeriksaan PA mengaku kalau motor tersebut bukan miliknya melainkan milik RH yang digadainya seharga Rp600.000 untuk membeli tiket, setalah balik RH akan mengambil motor itu dan mengambalikan uang yang di pinjam," ungkap Kapolsek.

Dirinya pun menambahkan untuk RH yang diduga sebagai pelaku akan dilakukan pengejaran apabila yang bersangkutan telah berada di Jayapura, lantaran saat ini dari keterangan PA bahwa RH sedang berada di Yahukimo dan nantinya akan balik pada 27 Juli mendatang. (HumasPolresJayapura)

Kecelakaan Tunggal di Padang Bulan, 1 Pemuda Meninggal Dunia

Posted: 21 Jul 2018 01:05 PM PDT

Kecelakaan di Padang Bulan, 1 Pemuda Meninggal DuniaABEPURA, LELEMUKU.COM - Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Sentani Padang Bulan Distrik Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Minggu (15/7) sore, antara sepeda motor dan mini bus.

Akibat kecelakaan ini seorang anak yang diketahui bernama  Geradus Yumame (15) meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Menurut Kapolsek Abepura AKP Dionisius VDP. Helan, S.IK  kejadian ini masih dalam proses penyelidikan Unit Lalulintas Polsek Abepura.

Kapolsek menuturkan dalam kecelakaan tersebut tidak ada tabrakan atau benturan antara pengendara motor maupun mobil yang kini masih dalam penyelidikan, melainkan hanya tersenggol dan disimpulkan adanya kelelaian dari pengendara motor.

"Ini tidak ada tabrakan atau benturan keras antara kendaraan, dikarenakan kondisi motor utuh dan tidak ada yang rusak akibat benturan, diduga bersenggolan lalu terjatuh dengan benturan keras yang mengakibatkan pengendara motor tewas dan penumpang motor luka berat," ungkap Kapolsek saat ditemui di Mapolres Jayapura Kota, Rabu (16/7) siang.

Lanjut Kapolsek, kronologi kejadian ketika Sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai Geradus Yumame dan berboncengan dengan Hermon Yumame (16) Tahun dari arah Waena tujuan Abepura dengan kecepatan tinggi. 

Sesampainya di depan Toko Sesehan dekat SMP Paulus Padang Bulan pengendara hendak melambung kendaraan didepannya kemudian bersenggolan yang mengakibatkan korban terjatuh dan terbentur yang mengakibatkan korban meninggal dunia ditempat kejadian.

"Sudah ada dua orang saksi yang kami mintai keterangan namun masih minim data dimana kronologis yang ada akan dilakukan penyelidikan oleh unit lakalantas Polsek Abepura lagi termasuk pengendara mini bus tersebut," ungkap Kapolsek.

Mantan Kasat Reskrim Polres Mimika ini pun menambahkan sampai dengan saat ini kondisi korban selamat masih mendapatkan perawatan medis mengingat kondisi korban mengalami luka berat akibat benturan. (HumasPolresJayapura)

30 Jiwa Melayang di Jalan Raya Selama 1 Semester di Kota Jayapura

Posted: 21 Jul 2018 01:02 PM PDT

30 Jiwa Melayang di Jalan Raya Selama 1 Semester di Kota JayapuraJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Tingginya angka kecelakaan Lalulintas di Kota Jayapura mengakibtkan dalam kurun enam bulan terakhir sejak januari hingga Juni 2018, sedikitnya ada 30 orang yang meninggal dunia akibat terlibat kecelakaan lalulintas.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK melalui Kasat Lantas AKP Andyka Aer, S.IK saat ditemui di Mapolres Jayapura Kota, Senin (16/7) siang.

Kasat Lantas mengatakan, 30 orang yang meninggal dunia tersebut merupakan uraian dalam  253 kasus kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polres Jayapura Kota dalam kurun waktu satu semester atau enam bulan terakhir.

"Untuk korban meninggal dunia tahun ini cukup banyak dibandingkan tahun lalu hanya 20 orang, begitu pula dengan total kasus kecelakaan yang terjadi, tahun lalu hanya 123 sementara saat ini capai 253 kasus kecelaksaan lalulintas," ungkapnya.

Lanjut Kasat, selain korban meninggal dunia dan angka kecelakaan meningkat di tahun 2018, Korban luka berat pun juga mengalami peningkatan dimana enam bulan capai hingga 153 orang.

Andyka menjelaskan, untuk kendaraan yang paling banyak terlibat kasus kecelakaan lalulintas selama ini yakni pengendara roda dua  dimana penyebab utama lantaran pengaruh minuman keras dan kelalaian pengendara sendiri.

"Ya paling banyak motor dan rata-rata korban meninggal dunia akibat miras dan ugal-ugalan," terangnya.

Dirinya pun menambahkan selain angka kecelakaan lalulintas yang menonjol, untuk pelanggaran lalulintaspun menjadi perhatian mengingat dalam enam bulan terakhir ini sudah ada 2.946 kendaraan yang terjaring namun tidak semua mendapatkan tindakan tegas berupa tilang.

"Untuk tilang capai 773 kendaraan dan lebih mendominan motor, sedangkan sisanya 2.173 hanya mendapatkan teguran lisan saja," ujar AKP Andyka Aer, S.IK. (HumasPolresJayapura)

Gustav Urbinas Peringatkan Anggota Polres Jayapura Kota yang Terlibat Pungli

Posted: 21 Jul 2018 01:02 PM PDT

Gustav Urbinas Peringatkan Anggota Polres Jayapura Kota yang Terlibat PungliJAYAPURA, LELEMUKU.COM - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, S.H., S.IK dihadapan ratusan personilnya menegaskan agar tidak ada satupun anggotanya yang terlibat dalam praktek pungutan liar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apabila nantinya ditemukan ada indikasi ataupun laporan terkait pungutan liar maka dirinya akan menindak tegas dengan proses hukum pidana sesuai prosedur yang berlaku.

Hal tersebut diungkapkannya saat memimpin Apel pagi di lapangan apel Mapolres Jayapura Kota, Senin (16/7) Pukul 09.00 WIT.

Kata Kapolres, tindakan tegas itu perlu dilakukan agar pelayanan extra dapat dirasakan masyarakat dan juga sebagai pencanangan untuk mendukung Polres Jayapura Kota sebagai Zona Integritas dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) untuk menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan melayani (WBBM).

"Saya kembali tegaskan agar semuanya memberikan layanan terbuka sebagaimana yang telah dicanangkan oleh Kapolri untuk mewujudkan Polri yang Promoter. Sedangkan bila ada anggota yang terlibat Pungli tidak ada lagi pembinaan, saya akan Pidana kan," tegasnya.

Lanjut Kapolres, pelayanan terbaik yang diberikan kepada masyarakat bukan karena Polres masuk dalam pencanangan Zona Integritas melainkan pelayanan ini telah diberlakukan sejak berbulan-bulan lalu semenjak dirinya menjabat sebagai Kapolres Jayapura Kota.

"Sudah sejak berbulan-bulan lalu saya mengajak seluruh personil Polres Jayapura Kota untuk berupaya untuk memaksimalkan layanan terbaik kepada masyarakat sejak saya menjabat sebagai Kapolres bukan karena mau ada pencanangan Zona Integritas baru kita lakukan pelayanan prima," kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, Untuk yang sudah berupaya melakukan pelayanan yang bersih dalam melayani, diucapkan terima kasih, namun bagi yang belum bisa menyesuaikan diri maka tidak layak bertugas di Polres Jayapura Kota karena saya bersama seluruh personil sudah bertekad untuk mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani yang Bebas dari Korupsi atau Pungli di Polres Jayapura Kota.(HumasPolresJayapura)

DKP Papua Akan Maksimalkan Pengolahan Sagu Masyarakat

Posted: 21 Jul 2018 12:47 PM PDT

DKP Papua Akan Maksimalkan Pengolahan Sagu MasyarakatBATAM, LELEMUKU.COM - Dinas Ketahanan Pangan (DKP)  Provinsi Papua mewacanakan pemberian bantuan gergaji pohon bagi masyarakat, guna memaksimalkan pengolahan tanaman sagu diseluruh bumi cenderawasih.

Hal demikian disampaikan Kepala DKP Provinsi Papua Robert Eddy Purwoko di Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Jumat (20/7), yang sehari sebelumnya mengunjungi Kabupaten Kepulauan Meranti, guna melihat proses pengolahan sagu masyarakat setempat.

Menurut dia, pemberian bantuan peralatan gergaji pohon disamping bertujuan meningkatkan hasil produksi tanaman sagu, tetapi untuk memaksimalkan pertumbuhan home industri di Papua.

"Sebab kalau kita lihat pertumbuhan industri kecil rumahan di Papua biasanya hanya memakai kapak untuk menebang pohon sagu. Makanya kita akan mulai bekali mereka dengan gergaji pohon supaya bisa memudahkan mereka dalam melakukan pengolahan sagu," kata dia.

Masih dikatakan, dari kunjungan ke Kepulauan Meranti, pihaknya menilai masyarakat memperoleh penghasilan yang cukup dari mengolah sagu. Dimana selain mereka miliki lahan tanaman sagu yang dibudidayakan, sebagian besarnya sudah mengolah secara skala industri kecil rumahan.

"Makanya, hal seperti ini yang ingin kita tiru untuk kemudian diterapkan di Papua. Awalnya dengan gergaji pohon dulu, kemudian kita bekali lagi dengan alat pendukung lain supaya mereka bisa kembankan sagu secara baik. Sebab selain bisa untuk  memenuhi kebutuhan karbohidrat sebagai pengganti nasi, sagu juga bisa untuk tingkat ekonomi keluarga," terangnya.

Robert juga menuji kreativitas masyarakat Kepulauan Meranti yang berhasil mengolah sagu menjadi 369 jenis kuliner. Kendati tidak bisa menandingi Kepulauan Meranti, lanjut dia, Provinsi Papua sebenarnya memiliki cukup banyak makanan olahan dari sagu.

"Namun memang masih kalah banyak dari Kepulauan Meranti. Tapi akan kembali coba kita kembangkan lagi di Papua. Hanya yang utama untuk penuhi kebutuhan keluarga dulu. Intinya kita dorong subsitusi dengan beras dulu sebab karbohidrat dari sagu ini lebih baik dari beras," terangnya.

Robert menambahkan, sekembalinya ke Jayapura, akan memberi pelatihan bagi masyarakat supaya lebih gemar mengolah sagu menjadi berbagai macam makanan olahan. 

"Apalagi saat ini sudah ada instruksi Penjabat Gubernur kepada instansi pemerintah, perhotelan dan restoran untuk sajikan kuliner pangan lokal, khususnya sagu."

"Untuk itu, kedepan bersama instansi terkait kita akan membantu masyarakat untuk bisa mengolah sagu itu secara lebih baik," tutupnya. (DiskominfoPapua)

TNI Latih Siswa Siswi SD YPPK Waropko Baris Berbaris

Posted: 21 Jul 2018 12:45 PM PDT

TNI Latih Siswa Siswi SD YPPK Waropko Baris BerbarisWAROPKO, LELEMUKU.COM - Melatih kedisiplinan generasi muda sejak dini, Babinsa Koramil 1711-01/Waropko serka Satrio melaksanakan kegiatan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi di SD YPPK Distrik Waropko Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua pada Sabtu (14/7).

Sersan kepala Satrio mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan agar para siswa mampu mewarisi nilai luhur budaya bangsa yang kini sudah mulai memudar dikalangan para generasi seperti sekarang ini. Hal ini memicu Babinsa untuk terjun langsung memberikan pembinaan melalui kegiatan PBB.

"Ini di gelar Koramil untuk memberikan sumbangsihnya terutama dalam membina generasi muda sejak dini. sehingga nanti para generasi mampu menghadapi arus informasi dan globalisasi serta tantangan kedepan terutama anti terhadap narkoba," tuturnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut memang penting dilakukan, karena nantinya siswa-siswi SD YPPK Distrik Waropko bisa melaksanakan pelatihan PBB dan tata upacara bendera dengan baik.

"Sehingga pada saat pelaksanaan lomba PBB dan tata upacara bisa berjalan dengan benar dan tertib serta pendidikan awal bela negara dan untuk menumbuhkan sikap disiplin di lingkungan sekolah. (Pendam17)

Sukseskan TMMD, Warga Kampung Cinta Tua Kompak Kerja Bersama TNI

Posted: 21 Jul 2018 11:33 AM PDT

Sukseskan TMMD, Warga Kampung Cinta Tua Kompak Kerja Bersama TNICINA TUA, LELEMUKU.COM - Gotong  royong merupakan sikap hidup, cara kerja, dan kebiasaan yang sudah dikenal bangsa Indonesia secara turun-temurun sejak zaman dahulu. Dalam gotong royong, orang menyelesaikan suatu kegiatan secara bersama-sama dengan saling berbagi tugas dan saling tolong menolong serta menjunjung tinggi kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari Jumat (20/7).

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang Ke-102 Kodim 1709/Yawa Tahun 2018, budaya gotong royong muncul kembali ditengah-tengah masyarakat Kampung Cina Tua, Distrik Yapen Selatan, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua yang merupakan salah satu lokasi sasaran fisik TMMD yaitu pembangunan rumah warga tak mampu.

Prajurit Satgas TMMD bersama masyarakat kampung Cina Tua senantiasa bergotong royong dan bahu membahu dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Hal ini merupakan salah satu contoh tauladan bagi seluruh masyarakat baik yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen Maupun yang ada di Kabupaten lainya.

Masyarakat sangat antusias membantu satgas TMMD dalam menyelesaikan misinya membangun rumah warga. "Sejak program TMMD dimulai, masyarakat sukarela turun kelapangan untuk membantu TNI," ujar Dan Satgas TMMD Mayor A. H. Widagdo (Pendam17)

Cipta Kondisi Polres Merauke, 4 Pengendara Balapan Liar Diganjar Tilang

Posted: 21 Jul 2018 10:59 AM PDT

 Cipta Kondisi Polres Merauke, 4 Pengendara Balapan Liar Diganjar TilangMERAUKE, LELEMUKU.COM - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Merauke, Provinsi Papua AKBP Bahara Marpaung, SH melalui Kasubbag Dal Ops Iptu Agus Umar Sandi memimpin pelaksanaan Patroli Cipta Kondisi dan berhasil amankan 4 kendaraan dan pengendaranya diganjar dengan blangko tilang pada Sabt (21/7) malam.

"Itu sebagian kecil yang tertangkap karena masih banyak pengendara motor yang meloloskan diri dari petugas. Rata-rata yang nanda dan balapan liar adalah anak dibawah umur. Kami juga membubarkan kelompok pemuda yang mengkonsumsi miras diantaranya di jalan TMP, depan fortuna, jalan polder serta di depan emperan toko di jalan raya mandala," ungkapnya.

Dikatakan, selain razia kendaraan kami juga laksanakan tugas Patroli Cipta Kondisi dengan route Mapolres Merauke – Jalan Pemuda pasar baru – jalan Pembangunan  kompi c – kampung domba – jalan Kuda Mati  – jalan blorep – jalan stadion mini maro – jalan Kelapa lima – jalan Anggkasa – jalan Tmp – jalan Trikora – jalan Raya Mandala – Jalan PGT – jalan Martadinata – jalan Ahmad yani -Jalan Brawijaya – Mapolres Merauke.

"Kami setiap malam akan dilaksanakan patroli yang diback up oleh regu Patroli Kendaraan bermotor kuda mati yang zelalu mobile bila diperlukan untuk mendatangi TKP secepatnya," ungkap Sandi.

Ditambahkan, saat ini kesadaran warga masyarakat dalam membantu polisi menjaga situasi kamtibmas di wilayah masing-masing semakin baik, terbukti banyak yang menelphon Polres Merauke.

Dirinya berharap, situasi kamtibmas di wilayah kota Merauke masih tetap kondusif, aman dan nyaman. Oleh sebab itu, sekali lagi dirinya mengimbau, masyarakat Merauke untuk bersama-sama dengan polisi menjaga situasi kamtibmas agar tetap terkendali dengan aktifkan pos kamling, patroli dialogis dan penyuluhan Kamtibmas.

"Akhirnya apabila ada hal-hal yang mencurigakan tolong segera laporkan ke Polres Merauke, polsek atau bhabinkamtibmas," tambahnya. (HumasPoldaPapua)

Pemkab SBB Gelar Ramah Tamah dengan 105 CJH

Posted: 21 Jul 2018 10:51 AM PDT

Pemkab SBB Gelar Ramah Tamah dengan 105 CJHPIRU, LELEMUKU.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku menggelar ramah tamah bersama 105  calon jamaah haji (CJH) asal SBB  musim haji tahun 2018/1439 Hijriah, yang berlangsung di Pendopo bupati. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab SBB.

Bupati Seram Bagian Barat dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat yakin bahwa calon Jamaah Haji Kabupaten SBB sudah siap jasmani dan rohani  dalam melaksanakan ibdaha haji tahun ini untuk menunaikan rukun Islam yang kelima.

"Hal yang utama dan terutama adalah menjaga fisik para jamaah karena akan merasakan suhu yang mungkin sangat tinggi di tanah suci. Saya mengingatkan untuk banyak minum air minelar karena akan menguras fisik para jamaah yang terkena panas matahari dalam waktu yang cukup lama. Untuk itu para jamaah harus berhati-hati dalam menjaga kesehatan karena akan berkumpul dengan jutaan jamaah haji yang ada dari berbagai Negara lain. Keiklasan dalam beribadah perlu jemaah utamakan karena jemaah merupakan tamu Allah yang melaksanakan rukun haji yang wajib. Kesabaran kita sebagai jemaah perlu dijaga dalam melaksanakan ibadah haji, supaya kita bisa menjadi haji yang makmur dan dapat menjadi contoh haji yang akan datang " ucap Bupati SBB.

Katanya pula, penyelenggaraan ibadah haji ali ini kiranya dapat memberikan pelayanan dan perlindungan yang sebaik-baiknya  sehingga jamaah dapat menunaikan ibdahanya dengan ketentuan ajaran agama islam. Kiranya jamaah dapat menjaga nama baik kita bersama dan nama baik Kabupaten Seram bagian Barat dari sini sampai d tanah suci dengan sikap, kepatuhan dan kedisiplinan.

Bupati menyarankan kepada para jemaah haji agar tetap fokus dalam menjalankan ibadah, jangan terlalu banyak berfikir atau melakukan hal-hal lain yang nantinya dapat mengurangi kualitas ibadah. 

Harus pasrah dan berserah diri terhadap apa yang telah di tentukan Allah SWT. Kita mendoakan kepada seluruh jamaah haji agar senantiasa sehat dan tak kurang apapun selama menjalankan ibadahnya. (DiskominfoSBB)

Bagi ke WA Bagi ke G+