KPPN Saumlaki Gelar Sosialiasi Langkah Hadapi Akhir Tahun Anggaran 2019

KPPN Saumlaki Gelar Sosialiasi Langkah Hadapi Akhir Tahun Anggaran 2019SAUMLAKI, LELEMUKU.COM -  Kantor Pelayanan Perbendahayaan Negara (KPPN) Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku menggelar sosialisasi tentang Langkah-Langkah Menghadapi Akhir Tahun Anggaran (LLTA) atau Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Pengeluaran Negara Akhir Tahun 2019 pada Rabu (30/10/2019).

Kegiatan yang rutin dilakukan dengan tajuk ‘Langkah-Langkah Akhir Tahun 2019 Training Sakti Berbasis Web dan Aplikasi Komunikasi Sakti Tahap III Tahun 2019’ ini melibatkan seluruh Satuan Kerja (Satker) dalam lingkup pembayaran KPPN Saumlaki sebagai salah satu agenda tahunan dalam rangka pelaksanaan anggaran di akhir tahun dengan tujuan untuk memberikan informasi yang jelas tentang pelaksanaan anggaran negara di akhir tahun 2019 sesuai Peraturan Dirjen Perbendaharaan No.Per-13/PB/2019.

Dalam sambutannya, Kepala KPPN Saumlaki, Ende Johana Surya mengatakan kegiatan yang digelar tersebut memiliki tiga agenda utama yang penting dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yaitu terkait dengan proses pencairan dana, penyetoran penerimaan dan mekanisme pelaporan yang akan dilakukan pada akhir tahun anggaran.

Serta perwujudan modernisasi pelayanan DJPb, khususnya KPPN demi mempercepat dan kelancaran pelaksanaan APBN dengan menggunakan media teknologi informasi, seperti informasi Implementasi Sistem Akuntansi Keuangan Tingkat Instansi  (Sakti) yang berbasis Web.

“Semua langkah-langkah pengenalan dan penyatuan pemahaman ini dilakukan oleh KPPN Saumlaki, semata-mata demi upaya maksimal dalam melayani stakeholders. Mari pedomani dan pahami dengan baik, sehingga mampu melalui akhir tahun dengan lancar dan benar,” kata dia di Aula KPPN Saumlaki.

Kemudian kegiatan berlanjut dengan sosialisasi Implementasi Sakti berbasis Web sebagai upaya mempublikasikan kepada para pengguna di Satker Kementerian atau Lembaga (K/L) secara dini tentang sistem anggaran berbasis teknologi informasi tersebut dan penyerahan sertifikat kepada bendahara satker mitra kerja KPPN Saumlaki yang telah lulus dalam ujian sertifikasi bendahara periode II Tahun 2019, diantaranya Yayu Sade, Bendahara Stasiun Geofisika Saumlaki, Azelina Lekahena dari Kejaksaan Negeri MTB dan Benoni Hukom dari Badan Pusat Statistik (BPS) MTB.

“Satker minimal pertama tahu karena memang syarat utama dari Sakti adalah menggunakan internet. Jadi syarat utama jaringan internet harus baik dulu. Syarat ini untuk saat ini lebih baik jaringan internetnya sambil mungkin kita menunggu dari pemda setempat bisa mengadakan jaringan yang lebih baik hingga semua satker di wilayah Kepulauan Tanimbar, khususnya di kota Saumlaki bisa segera mengimplementasikan sakti ini,” harap Surya. (Laura Sobuber)
Bagi ke WA Bagi ke G+